Latihan pernapasan 1

Salah satu olah raga yang penah diajarkan dan diwariskan oleh RM Harimurti adalah seni olah napas atau latihan pernapasan. Latihan pernapasan ini dahulu merupakan pelengkap dari latihan olah bela diri. Latihan pernapasan ini merupakan latihan untuk menguatkan fisik dan cipta yang banyak digunakan sebagai salah satu cara untuk membangkitkan kekuatan supra natural dan “daya kesaktian” selain puasa dan laku. Namun apabila dilatih dan dijalani dengan tekun, latihan olah napas ini bisa menghasilkan manfaat yang luar biasa.
Ada banyak cara untuk melakukan latihan untuk olah napas ini. Dan pada artikel ini kami akan membagikan suatu latihan-latihan pernapasan yang sangat sederhana, mudah dilakukan dan relatif aman untuk dilakukan. Meskipun demikian latihan olah napas ini apabila dilakukan dengan tekun terbukti menghasilkan manfaat yang sangat besar bagi kesehatan. Manfaat yang segera dapat kita rasakan adalah badan yang bugar, fit dan sehat. Dan apabila dilakukan dengan tekun maka manfaat yang lebih besar akan dapat kita dapatkan yang mungkin bisa berbeda-beda tergantung pada setiap pribadi masing-masing yang tidak bisa kita jelaskan disini.

Nah selanjutnya maka saya akan menuliskan tentang cara melakukan latihan pernapasan ini.

Latihan pernapasan 1.
Tujuan dari latihan ini adalah untuk memperkuat organ-organ pernapasan: paru-paru, jantung dan pembuluh darah. Latihan ini sebenarnya adalah latihan meditasi, tetapi dengan melibatkan seluruh badan supaya semua anggota badan dan tubuh. Fokus utama dalam latihan adalah cara kita mengambil dan mengeluarkan napas, sedangkan gerakan hanyalah mengikuti pernapasan.

Cara melakukannya adalah sebagai berikut:

Berdiri tegak, kaki dibuka, badan tegap, angkat kedua tangan lurus keatas, kemudian keluarkan napas sambil badan diturunkan, badan bungkukkan sampai sedekat mungkin dengan kaki. Usahakan sampai punggung atau pinggang terulur semaksimal mungkin, sampai tangan memegang pergelangan kaki, atau sampai tangan masuk diantara 2 kaki, sambil napas dikeluarkan sampai habis.
Kemudian teruskan dengan mengambil napas sambil badan diangkat ditegakkan ke atas sampai tangan ke belakang kepala sejauh mungkin (sampai melihat belakang) dalam keadaan napas penuh. Kemudian keluarkan napas lagi sambil menurunkan badan seperti gerakan yang pertama, dan seterusnya. 










Keterangan :
  • Lakukan pengambilan udara melalui hidung dan mulut, baik pada saat menarik napas maupun menghembuskan napas. Usahakan menggunakan waktu yang sama saat menarik napas dan menghembuskan napas.
  • Setiap kali melakukan pengambilan udara dan pengeluaran udara disebut dengan 1 putaran. Lakukan penghitungan pada waktu menarik napas dan mengeluarkan napas, sehingga kita bisa memastikan bahwa kita menghabiskan waktu yang sama pada saat pengambilan dan pengeluaran napas.
  • Mulailah latihan dengan hitungan yang sedikit dulu, sesuai dengan kemampuan kita, misalnya 5 hitungan (5 detik) saat mengambil dapas dan 5 hitungan (5 detik)  saat menghembuskan napas, untuk sepuluh putaran. Lakukan beberapa hari, kemudian ditingkatkan dengan hitungan yang lebih panjang dan putaran yang semakin banyak.
  • Semakin lama latihan maka proses pengambilan udara dan pengeluaran udara diusahakan menjadi harus semakin halus dan dalam (nglangut).
  • Gerakan pernapasan usahakan selalu seirama dengan gerakan badan sampai badan terasa tertarik (meregang).
  • Untuk memperoleh manfaat yang maksimal maka lakukan latihan ini secara tekun setiap hari sambil meningkatkan kapasitas latihan. Dalam waktu beberapa bulan, maka kita akan dapat merasakan manfaatnya.
  • Jangan membuka kaki terlalu lebar karena bisa membuat tulang belakang tertekan dan akibatnya tulang belakang tertarik dan menimbulkan rasa sakit pada pinggang. Kedua kaki cukup dibuka selebar pundak saja, atau untuk lebih aman maka lakukan gerakan dengan kedua kaki rapat. 

untuk gerakan-gerakannya bisa dilihat pada video ini :