Seni gerak tangan kosong Krisnamurti

Seni beladiri tangan kosong merupakan salah satu hal yang paling penting dalam setiap perguruan atau padepokan pencak silat. Termasuk juga di organisasi pendak silat Krisnamurti. Seni bela diri tangan kosong merupakan salah satu seni tata gerak yang masih relevant dan banyak digunakan sampai saat ini. Bagi orang-orang yang berkeinginan untuk mendalami seni ini, maka ada banyak tempat untuk digunakan sebagai sarana berkarir, mulai dari berbagai ajang kejuaraan pertandingan yang mengakomodasi pertandingan tangan kosong seperti kejuaraan -kejuaraan oleh Ipsi, sampai dengan pertarungan bebas seperti mix material art, dll.

Di dalam organisasi Krisnamurti, seni gerak beladiri tangan kosong menempati porsi latihan utama untuk membina dan membentuk murid-muridnya menjadi pesilat-pesilat yang tangguh. Gerakan-gerakan dengan senjata akan diajarkan setelah seni gerak bela diri tangan kosong dilatihkan dan dikuasai dengan baik.

Gerakan beladiri tangan kosong meliputi beberapa gerakan yaitu: gerakan tangan, gerakan kaki, langkah, gerakan bawah, jatuhan, grip dan bantingan. Masing-masing gerakan perlu latihan inten dan cukup supaya dapat dikuasai. 

Fungsi gerakan-gerakan pencak tangan kosong

  • Sebagai alat untuk bela diri

Gerakan tangan kosong dari Krisnamurti secara umum kelihatan sederhana dan mungkin terkesan tidak berbahaya, namun sebenarnya apabila sudah dilakukan dengan baik merupakan gerakan-gerakan yang sangat berbahaya dan mematikan.

Bagi para pesilat yang ingin menekuni pertarungan, maka gerakan-gerakan tangan kosong ini merupakan hal yang harus dikuasai secara mumpuni. Sebagai salah satu anggota IPSI, maka anggota-anggota Krisnamurti memiliki kesempatan untuk mengikuti berbagai macam pertandingan-pertandingan resmi yang diadakan oleh IPSI.

  • Sebagai gerakan seni

Selain berfungsi sebagai teknik untuk beladiri yang mematikan, gerakan-gerakan dari Krisnamurti juga dikenal dan diakui sebagai seni gerak yang indah. Satu hal yang masuk akal, karena RM Harimurti selain dikenal sebagai pendekar yang mumpuni, juga dikenal sebagai penari keraton yang andal. Dengan sedikit sentuhan seni, gerakan-gerakan pencak Krisnmurti bisa dikemas untuk ditampilkan sebagai pertunjukan tata gerak yang berkelas.

  • Sebagai alat untuk mencegah cedera

Pada prakteknya sebagian besar pesilat tidak pernah menggunakan ketrampilannya untuk bertarung. Namun penguasaan gerak dari seni bela diri pencak silat memberikan manfaat yang lebih besar untuk menjaga kesehatan dan keselamatan. Latihan-latihan jatuhan secara spesifik membentuk reflek supaya bisa “jatuh” secara aman. Gerakan-gerakan yang lain juga mesti dilakukan dengan kesimbangan penuh. Hali ini membuat setiap pesilat akan membentuk sikap, cara berdiri, cara berajalan, cara menghadap secara “aman”. Seorang pesilat yang terlatih akan memiliki resiko yang lebih rendah untuk cedera akibat dari cara sikap dan menggerakkan badan yang salah.  

  • Sebagai alat untuk menjaga kebugaran

Gerakan-gerakan pencak yang dilatihkan dan dilakukan dengan rutin juga merupakan alat untuk olah raga yang secara alami menguatkan otot, jantung, peredaran darah dan otak. Beberapa gerakan yang terlalu berat dan rumit, mungkin tidak disarankan untuk dilakukan oleh orang-orang usia lanjut, namun sebagian gerakan-gerakan yang sederhana bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

  • Membentuk sikap tubuh dan gestur

Seorang yang menekuni pencak silat akan secara otomatis memiliki sikap tubuh dan gestur yang kuat sebagai orang yang percaya diri. Dari cara berjalan, cara berdiri dan cara memandang, para pesilat dapat dibedakan dari orang lain dan nampak sebagai orang yang memiliki kepercayaan diri yang kuat sehat secara fisik dan mental.