Ketrampilan dalam penggunaan senjata, pada jaman dulu merupakan salah satu hal yang penting dalam seni beladiri. Pada masa dulu penggunaan senjata dalam pertarungan sangat sering terjadi. Banyak cerita mengenai pendekar-pendekar di masa lalu yang identik dengan senjata yang dikuasainya.
Seni dan ketrampilan penggunaaan senjata di masa kini, lebih banyak merupakan seni dan sudah sangat digunakan dalam pertarungan yang sesungguhnya. Dalam pertandingan-pertandingan pencak silat sudah tidak lagi dipertandingkan pertempuran dengan senjata. Seni ketrampilan bersenjata masih dipertandingkan namun untuk dilihat sebagai seni keindahan gerak saja.
Sebagai selah satu seni beladiri yang lengkap, Krisnamurti juga memiliki kekayaan seni gerak dan ketrampilan menggunakan senjata. Seni penggunaan senjata ini diajarkan untuk melengkapi seni gerak tangan kosong dan apabila dikuasai merupakan gerakan-gerakan dengan nilai seni yang sangat tinggi. Ada 5 seni olah senjata yang diajarkan dalam seni pencak Krisnamurti yaitu: tongkat panjang, tongkat pendek, pedang, pisau dan trisula. Sebenarnya seni olah senjata yang lain bisa juga dipelajari apabila dikehendaki. Pada prinsipnya setelah orang menguasai seni gerak tangan kosong secara mumpuni, maka dia dapat mempelajari seni olah senjata-senjata dengan mudah.